You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mesin Pompa Air RPTRA Tanah Tinggi Dicuri
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Mesin Pompa Air RPTRA Tanah Tinggi Dicuri

Sebuah mesin pompa air di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanah Tinggi di rumah susun (Rusun) Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat hilang dicuri.

Hilangnya sekitar dua hari yang lalu. Awal Februari pembangunan sudah tidak ada, jadi sudah tidak ada yang jaga

Supandi (54), salah satu warga rusun mengatakan, hilangnya mesin pompa ini diperkirakan belum lama. Menurutnya hilangnya mesin pompa ini setelah pembangunan RPTRA tersebut selesai, tidak ada petugas yang berjaga.

"Hilangnya sekitar dua hari yang lalu. Awal Februari pembangunan sudah tidak ada, jadi sudah tidak ada yang jaga," kata Supandi, Kamis (18/2).

3 Pompa di Taman Viaduct Hilang

Supandi juga mengatakan, pengurus RT juga sudah melapor ke kelurahan. Diperkirakan pelaku pencurian memanjat dari tembok RW 03, sebab ditembok tersebut masih ada bekas telapak kaki.

"Sebaiknya segera dibentuk pengelola, sehingga ada yang menjaga, sayang juga kalau hilang seperti ini," ujarnya.

Sementara Sekretaris Lurah Tanah Tinggi, Herman Sinurya mengaku, belum mengetahui hilangnya mesin pompa air di RPTRA Tanah Tinggi. Namun pihaknya segera mengecek ke lokasi.

"Terakhir satu minggu lalu saya ke sana semuanya masih normal, tapi saya minta staf saya untuk di cek, kalau memang hilang akan saya laporkan ke lurah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati